Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Konsep Kematian ditinjau dari Ilmu Biologi dan Antropologi

Gambar
    Sumber gambar : https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00169854.html Mortal immortals, immortal mortals, Living each other’s death and dying each other’s life Fragment 46, Heraclitus (2001)             Pada hari Senin tanggal 17 November, saya mencoba untuk mengobrol dengan Afghan Azka Falah via whatsapp.  Obrolan itu dimulai mulai dari saya bertanya tentang kabarnya, ada rasa  sedikit agak canggung karena saya belum pernah mengobrol bahkan ketemu secara langsung sejak saya kenal dengannya. Begitupun dengan Azka yang merasa tumben sekali saya chating dengan dirinya, yang biasanya saya ataupun Azka hanyalah penonton story whatsapp .  Sedikit basa-basi juga saya tanyakan mulai dari kesibukannya saat ini dan dilanjutkan dengan pertanyaan mengenai konsep kematian dilihat dari ilmu biologi. Sedikit tentang biografi dari Azka yang diberikan kepada saya adalah dirinya mengawali pendidikan SD Muhammadi...

Transformasi Tabungan : Pengalamanku menabung mudah hanya satu kali klik

       Ketika saya masih di usia SD saya selalu dibelikan celengan yang berbentuk buah-buahan untuk menyisihkan sebagian uang jajan saya untuk ditabung ke celengan tersebut. Akan tetapi tidak genap satu minggu celengan itupun tidak ada isinya alias kosong melompong seperti baru lagi. Ya sangat sulit bagi saya rasa menahan ego untuk tidak mengambil uang dan membelikannya jajan ataupun mainan. Dan hal itupun juga terjadi hingga saya dewasa, sehingga saya rasa cara menabung itu tidak cocok bagi saya untuk menyimpan uang. Karena saya memiliki keinginan untuk menabung semenjak saya bisa menghasilkan uang, saya pun termasuk kedalam orang-orang yang pernah berpikir bahwa menabung yang baik adalah dengan cara membeli emas, di mana pada saat itu saya hanya bisa membeli emas 22 karat yang harganya lebih murah, dengan harapan emas itu akan menjadi tabungan saya kelak. Akan tetapi akses untuk membeli sepotong emas membutuhkan waktu yang lama, di mana toko emas hanya bisa saya ju...